Mengapa keras-keras?

Tadi malam saya ke posnet UKSW, untuk ‘ngerjain’ www.salatiga.biz bersama STR. Beberapa kali saya ke posnet, baru tadi malam menyadari betapa keras musik yang diputar di posnet UKSW. Dan celakanya sayangnya itu bukan musik yang saya sukai.

Saya mengerti, bahwa musik itu diputar untuk menghibur, dan bukannya dimaksudkan untuk mengganggu. Tetapi bukankah maksud baik saja belum cukup untuk menghasilkan tindakan kebaikan? Maksud baik perlu disampaikan pada saat yang tepat, pada tempat yang tepat, pada situasi yang tepat (orang Jawa sering menyebutnya ‘empan papan’).

Read the rest of this entry »

Posted in Umum. 1 Comment »

Saya bersyukur…

BERSYUKUR Untuk istri
yang memberiku makanan yang sama dengan malam kemarin karena istriku dirumah malam ini,
dan tidak bersama orang lain …
 
BERSYUKUR untuk suami
yang duduk bermalasan di sofa sambil baca koran males-malesan karena doi bersama aku dirumah dan tidak keluyuran .. apalagi ke bar malam ini.
 
Bersyukur untuk anakku
yang selalu protes dirumah karena artinya … dia sedang dirumah dan tidak sedang keluyuran di jalanan
Read the rest of this entry »

Mohon maaf atas kesalahan penulisan nama, gelar dan alamat

Tulisan itu sering dapat dibaca pada kartu undangan pernikahan. Saya tidak tahu sejak kapan dan siapa yang memiliki ide untuk mencantumkan tulisan seperti itu pada kartu undangan pernikahan. Yang jelas, kartu undangan waktu saya menikah, saya bebaskan dari tulisan seperti itu. 

Jika sampai pada undangan yang Anda kirim ada kesalahan penulisan nama, gelar dan alamat, ada tiga kemungkinan :

  1. Kesalahan ketik
  2. Anda kenal orangnya, namun tidak peduli dengan nama, gelar dan alamatnya
  3. Anda mengundang orang yang sebenarnya tidak Anda kenal dengan baik

Read the rest of this entry »

Posted in Umum. 1 Comment »

Ketika Dia Bukan Untukmu

Bagaimana perasaanmu jika seseorang yang direncanakan akan menjadi pendamping hidupmu ternyata menikah dengan sahabatmu sendiri? Mungkin hatimu nelangsa. Ada sejumput kecewa berkecambah. Andai dulu aku menerima dia apa adanya, pasti aku yang bersanding dengannya, begitu bisik hatimu.
 
Kini, kau melihat dia bersanding dengan teman baikmu. Kau harus rela; ikhlas. Mungkin dia memang lebih baik bersanding dengan sahabatmu. Karena kecewa telah berbunga, kau tak datang ke pesta pernikahannya. Padahal, hukum datang ke undangan pernikahan itu wajib. Di sana ada berkah dan doa, meskipun yang sering kita lihat hanya pamer kemewahan dan kemeriahan.

Read the rest of this entry »

Woro – woro…

Tulisan-tulisan yang ditampilkan di sini diperoleh dari:

  • Website lain (disebutkan sumbernya di bagian bawah)
  • Email yang masuk ke mailbox pengelola situs ini (tidak dicantumkan pengirimnya)
  • Ditulis langsung oleh kontributor (disebutkan penulisnya)

Seandainya ada yang berkeberatan artikelnya ditampilkan disini, silakan hubungi kami di info@salatiga.biz

Jika anda memiliki artikel yang bagus, silakan sampaikan kepada kami, dan dengan senang hati akan kami tampilkan di website ini sesuai dengan kategori yang ada.

Terima kasih

Admin

http://blog.salatiga.biz